Fenomena Lorong Kabut

Posted by Admin www.aciu.de.gg™ on 11:04 PM, 12-Sep-10  •  Under: Bencana Alam




Bisa jadi ini merupakan legenda "Hall of the Mountain King" dari Peer Gynt, namun apabila anda mencoba memasuki lorong kabut ini, anda hanya akan larut di sekitar anda.

Lorong tersebut merupakan ilusi optik yang dikenal sebagai lorong kabut. Hal itu tercipta oleh refleksi matahari pada awan yang terlintas di antara pegunungan dimana gambar tersebut diabadikan.

Gerbang lengkung yang mengesankan ini diabadikan di La Palma, Canary Island oleh Alex Tudorica (23). Fotografer Rumania ini mengabadikan pada saat perjalanannya menuju Teleskop Isaac Newton di Observatorio del Roque de los Muchachos.

Kepada Mail Online, ia mengatakan, "Suatu pagi setelah melakukan observasi, saya memutuskan untuk menikmati matahari terbit dekat tempat tinggal para astronom, meskipun saya benar-benar kelelahan."

"Kesabaran saya tidak sia-sia ketika matahari mulai terbit dan awan mulai muncul. Saya mencoba untuk memperoleh gambar yang lebih baik dengan mendaki selama satu jam ke puncak gunung, hingga akhirnya saya menyaksikan lorong kabut nan indah."

Lorong kabut sama seperti pelangi, terbentuk oleh sinar matahari yang terefleksi dalam tetesan air, dengan menciptakan lengkungan berlawanan arah dengan matahari. Dalam pelangi, cahaya ini juga membias sepanjang alur yang tergambar dengan baik.

Perbedaannya adalah lorong kabut terbentuk melalui tetesan air yang jauh lebih kecil, dengan membiaskan cahaya lebih luas melalui difraksi. Masing-masing warnanya sangat lebar dan tumpang tindih.

Fenomena ini paling sering terlihat pada perbukitan, pegunungan dan dalam lautan dingin berkabut. Anda juga dapat menyaksikannya ketika matahari berada di ufuk dan tempat tinggi.
Hall of the Mountain King

"The Hall of the Mountain King" merupakan gubahan musik Edvard Grieg yang dimainkan Henrik Ibsen untuk Peer Gynt.

Ini kemudian dikenal sebagai lagu tema dalam taman hiburan Alton Towers.

Mr. Tudorica mengatakan, "Beberapa kondisi sangat tepat bagi sejumlah fenomena optik untuk ditampilkan. Saya benar-benar merasa sangat beruntung dapat menyaksikan lorong kabut menakhjubkan ini."

"Saya harus mengabadikan gambar-gambar fenomena ini secara cepat karena hanya berlangsung dalam beberapa menit sebelum awan bergerak."

Mr. Tudorica tertarik dengan fotografi dan ilmu penegtahuan sejak masa remaja. Ia memiliki dua gambar yang pernah diterbitkan oleh NASA dan ditampilkan dalam majalah Sky dan Hubble.

Ia mengatakan, "Saya sangat senang dan bangga pada hasil karya saya karena dapat mengugah dan memberi inspirasi pada orang lain. Saya selalu terpesona dengan foto-foto galaksi dan fenomena alam lainnya. Itulah sebabnya mengapa saya memutuskan untuk menjadi seorang astronom dan akan mengambil program Master dalam bidang astrofisika pada musim gugur ini.

Share on Facebook Share on Twitter

Comments

No comments yet. Why not make the first one!

New Comment

[Sign In]
Name:

Email:

Comment:
(You may use BBCode tags)